Kamis, 04 Februari 2021

Tarian Kematian

Alfian Rifa'i


Dipunggung bumi
Belulang
Moyang kami berkubur
Adalah
Tempatku berkaca menjawab pertanyaan si enggang dengan bangkai bangkai dunia yg mati
Meneguk wisa ke pembuluh raga

Dipunggung bumi belulang 
Moyang kami berkubur 
adalah
 tangis wajah ibu bumi 
menahan perih akibat luka dan darah
 mengalir diantara
 tanah tanah yg rekah

Dipunggung bumi
Belulang moyang kami berkubur
Aku mandikan sebilah mandau dengan darah bersama mantra dan doa, 
untuk menjawab pertanyaanmu
Duhai...mereka
Yang akan menjadi bangkai berikutnya

Dipunggung bumi
Belulang moyang kami berkubur
Tempatmu berjumpa dengan kematian, darahmu akan tumpah
Mengalir diantara akar akar pepohonan
Tubuhmu akan menanting mangkuk
Berisikan darah dan air mata

Dipunggung bumi
Belulang moyang kami berkubur
Wanang aliku darah dika
Wanang aliku sumangat Dika

OooooW

Ku ilayakan sebilah mandau
Sakilan tumatan gulu Andika
Kususup darah matan bumbunan dayam
Ing kata'an ing kalimah

Akan ku nikmati darah yang mengalir dari batang lehermu

Aku akan menari dalam tarian kematianmu
Berpesta pora dengan darah dan tubuhmu
Akibat pohon pohon yang kau papah 
Dan sungai mengalirkan darah.

Tidak ada komentar:

RAMADHAN TANPA IBU

Aku memendamnya hingga hari-hari penuh berkah datang Semesta seakan berbisik agar hati menjadi lebih lapang Mencium aroma kurma yang menggod...