Kamis, 22 Agustus 2024

TAHU DIRI


Yusuf hamdani

Dalam buku " Merelakanmu seutuhnya "




Aku tahu diri...

Pada semua hal tentang aku yang tak mampu membuat hatimu luluh

Tak ada caramu memandangku dengan perasaan lebih

Kamu tak pernah ingin memberiku sebuah kesempatan untuk mengenalmu lebih dekat

Mungkin memang tak pernah pantas aku berharap untuk diberikan sebuah harapan

Barangkali memang tak seharusnya aku memiliki keinginan lebih dari sebatas mengagumimu dari jauh


Tahu diri

Tak pernah ada perasaanmu untukku meski hanya sedikit


Aku tahu diri

Pada semua hal tentang aku yang tak pernah bisa dijadikan sebuah bahan pertimbangan untuk diterima

Kamu memiliki penilaian sendiri tentang siapa yang berhak hatinya untuk singgah di hatimu

Aku jauh dari sebuah kemungkinan memilikimu, singgah dan menetap dengan utuh

Tak memiliki nilai lebih seperti beberapa orang lain yang mendekati


Selalu ada cara untuk memungkinkan kemungkinan

Tetapi penilaianmu membuatnya seperti tak berarti


Tahu diri

Tak pernah ada hatiku memiliki kemungkinan untuk memiliki

Aku tahu diri, pada semua hal tentang kekuranganku dan tak memiliki kelebihan cukup untuk memantaskan diri menjadi pasangan hidup


Aku terlalu banyak memiliki kekurangan, kamu pantas jika menganggapku tak layak terpilih atau dijadikan sebuah pilihan


Mencintaimu adalah patah hati yang kusengajakan


Sedari awal aku sudah tahu diri, meski dengan tetap percaya diri


Mencintaimu adalah berani berjuang dengan penuh kesadaran


Tahu diri, tak pernah ada hatimu yang bersedia untuk dimiliki olehku yang memiliki banyak kekurangan

Aku tahu diri, pada semua hal tentang perasaan rinduku yang tak pernah pantas meminta sebuah pertemuan

Sebab yang merasa rindu hanyalah aku

Sedangkan kamu tak pernah ingin peduli apa yang kurasakan


Tak berharga, memang tak berharga


Namun bukan berarti setiap hal yang kamu anggap tak berharga tak pernah memiliki nilai sedikit pun

Jika rindu ini tak pernah bisa kamu berikan sebuah pertemuan, aku tahu diri dan tak pernah berhak untuk menyalahkan atau mempermasalahkan


Aku tahu diri, pada semua hal tentang perasaanku yang tumbuh dan hanya kurasakan sendiri

Wajar saja jika kamu menghindariku yang mungkin takkan pernah pantas, meski mencoba memantaskan diri


Tak diterima sudah menjadi bagian yang harus kuterima


Tahu diri sudah seharusnya menjadi bagian dalam hal mencintai

Tanpa tahu diri, jatuh cinta adalah sebuah kebodohan

Terlalu merasa pantas memiliki adalah sebuah kesalahan


Tahu diri

Aku hanya jatuh hati sendiri

Tidak ada komentar:

RAMADHAN TANPA IBU

Aku memendamnya hingga hari-hari penuh berkah datang Semesta seakan berbisik agar hati menjadi lebih lapang Mencium aroma kurma yang menggod...