Kamis, 04 Februari 2021

BIRU LUKA TABU



Kau menjadi penikmat luka
Tertawa terbahak-bahak
Seolah besok dunia berakhir
Kau manusia kejam
Tak punya hati

Ketika luka ku kau jadikan candaan
Lara ku bergejolak menjadi himpitan
Tetes air mata dipipi jadi candu kenikmatan

Kau menutup mata hati
Melihat nya dengan kasat mata
Menilai secara berlebihan
Dan aku lah penyebab kesalahan
Penabur dosa yang patut untuk d benci dan d hina

Tapi tau kah kau rasa nya jadi aku
Yang hancur berkeping-keping
Berserakan hati dan juga jiwa
Sampai tak ada sisa seujung nana

Terus saja tertawa
Suatu hari ku doa kan kau mengerti
Sakit ini nyata bukan ilusi belaka

Nie, Palembang 26 januari 2021

Tidak ada komentar:

RAMADHAN TANPA IBU

Aku memendamnya hingga hari-hari penuh berkah datang Semesta seakan berbisik agar hati menjadi lebih lapang Mencium aroma kurma yang menggod...