Brian krisna
Ada yang hari ini sedang kuat kuatnya bertahan mempertahankan sebuah hubungan.
Rela dilukai sedemikian rupa pada seseorang yang sejatinya tidak sedetikpun memperhatikan.
Yang merasa berjuang sendirian menahan lelah kaki menopang raga dalam bertahan.
Ada yang hari ini sedang terus terusan berusaha menggenggam tangan.
Menahan, mencoba tidak melepaskan, pada tangan yang seenaknya meronta dan terus berusaha untuk melepaskan.
Ada yang hari ini sedang menangis menahan sakit, hanya untuk terlihat tegar.
Munukar segala luka yang hanya agar dia tak pergi dan memalingkan muka.
Ada yang hari ini sedang setia menatap layar kaca, menunggu kabar dari seseorang yang entah tak tahu dimana, yang hanya bisa berharap, dia baik baik saja, tanpa mau berpikir hal hal lainnya.
Ada yang hari ini sedang di salahkan, atas kesalahan yang tidak pernah ia perbuat, atas segala kesalahan yang selalu di tumpahkan padanya. Tetapi ia bertahan meminta maaf seakan yakin suatu hari dia akan berubah.
Ada yang hari ini sedang kembali menangis di dalam tawa, berusaha menyembunyikan rasa sakit di depan semua tanya dalam simpuh sujud malamnya, ia terus berdoa perihal nama yang sama.
Ada yang hari ini sedang kembali berusaha memaafkan, menelan sendirian pahitnya rasa dari sebuah kekesalan, yang tidak berani marah hanya karena hatinya sudah terlanjur sayang.
Ada yang hari ini sedang kembali berusaha mengalah, menyampaikan segala keinginan hati kecilnya hanya agar dia tidak marah, yang selalu memberi pengertian pada seseorang yang selalu minta di mengerti.
Ada yang hari ini sedang bertanya pada diri sendiri, perihal siapa yang ia perjuangkan, siapa yang ia maafkan dan siapa yang ia pertahankan, yang dulu pernah sangat manis mengutamakan, yang sekarang selalu menghilang pergi tanpa pernah meninggalkan pesan.
Ada yang hari ini sedang membaca tulisan ini, mulai berpikir dan mulai merasa, tapi pada akhirnya, ia tetap bertahan pada satu cerita yang didalamnya ia selalu jadi pelihat kedua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar