Kamis, 22 Agustus 2024

Mungkin Aku tak ingin berhenti mencintaimu

 

Karya: Yusuf Hamdani



Setelah kita tak lagi bersama.

Aku menikmati kesepian untuk bisa selalu menemukanmu dalam ingatan

Menikmati kesendirian untuk selalu bisa mengenangmu kapan pun aku inginkan

Kamu abadi pada seisi kepala

Kamu tiada pada kehidupan nyata

Percayalah, tak ada sedikit pun tentangmu yang kuhilangkan

Sekalipun aku tahu di hatimu saat ini mungkin aku sudah ditiadakan

Kemudian, menjadikan aku seseorang yang tak lagi kamu anggap penting untuk diingat


Berhasil melupakanku, barangkali akan membuatmu tenang

Dengan Bahagia tanpa aku,

Barangkali kamu bisa merasa menjadi seorang pemenang

Aku seperti seorang yang pelupa,

Tetapi tak pernah bisa membuatku melupakanmu

Kamu semakin mudah diingat,

Meski lamunanku berdurasi singkat

Seorang pelupapun mungkin akan kesulitan untuk melupakan seseorang yang pernah begitu di cintainya


Aku yakin, setiap hati takkan mudah melupakan

Sebab mereka memiliki ketulusan dan harapan yang masih terbentuk dengan baik untuk seseorang yang dicintainya

Meski tak lagi mengharapkannya


Bisa menjeda tak merindukanmu adalah waktu singkat yang berharga

Jarang sekali aku merasa tak merindukanmu

Bahkan ketika aku berada dalam kesibukan sekalipun

Kenangan lebih membuat otakku sibuk menghadirkanmu

Sebagai bayang yang tak bisa disentuh dan tak mungkin untuk dipeluk

Beberapa kali aku membunuh rinduku sendiri untuk menenangkan hati

Beberapa kali aku hampir terbunuh karena membunuh rindu itu sendiri

Rindu ini tak bersudah, kenangan membuat air mataku tumpah


Kenangan adalah hati yang tersisa dari sebuah kepergian

Aku memeluknya setiap kali teringat bahwa kita pernah Bersama

Saling mempertahankan, sebelum akhirnya saling mengucapkan selamat tinggal


Terkadang kenangan memang terasa begitu menyiksa

Terkadang menjadi hal yang lucu

Terkadang lebih banyak menjadi hal yang membuat hatiku pilu


Aku rindu, meski kamu tidak

Aku tetap merindukanmu meski hatimu barangkali sudah disinggahi cinta yang baru


Ku pikir aku mampu untuk berhenti mengharapkan tanpa berhenti mencitaimu

Nyatanya, usahaku selalu gagal dan selalu saja seperti itu berulang kali

Mungkin aku yang tak pernah ingin berhenti mencintaimu

Hanya karena alasan kamu berhenti mengharapkanku


Tenanglah, aku memilih tak berhenti mencintaimu dan takkan ada perasaanku yang akan membuat hidupmu terganggu, sebab tak ada pilihan lain sebelum aku menemukan seseorang yang menyadarkanku—bahwa kamu tak perlu lagi untuk ditunggu.

Tidak ada komentar:

RAMADHAN TANPA IBU

Aku memendamnya hingga hari-hari penuh berkah datang Semesta seakan berbisik agar hati menjadi lebih lapang Mencium aroma kurma yang menggod...