Selasa, 15 Oktober 2024

GARUDAKU TERUS MENUNDUK

 

Karya : Aditia Hamza


Menuju Indonesia cemas

Munculnya nahkoda baru yang ku sebut bapak teori kebalikan

Revolusi mental masih terus ia kemas

Lalu membangun proyek-proyek penghancur lingkungan


Masyarakat adat yang hidup dengan hak wilayah suku dan marga dianggap apa?

Hutan Papua dan Kalimantan dijadikan praktek bisnis itu milik siapa?

Apakah milik Presiden, Mentri ataukah Negara!


Secara tidak sengaja

Bapak dinasti gantikan nama Indonesia menjadi Nusantara

Ketika berhasil memerankan aktor komunisme nomor satu

Dan tepat 17 Agustus 2024, ia jadikan tanggal lahirnya sebuah Negara baru


Belum cukupkah rahim tak bernyawa itu kau lukai!

Belum cukupkah kau sayat paru-paru dunia yang diterbangkan cendrawasi!


Indonesia!

Runcing jadikan senjata langitkan Garuda

Berenang di lautan darah menahan derita demi Bangsa

Tapi semua hancur lebur dengan seketika

Setelah dijadikan proyek serampangan oleh bapak yang sayang anaknya


Sandiwara kekuasaan jadikan film untuk ditonton

Ambisi kotor sang aktor utama terlihat menjijikan

Iya, film yang berjudul "Serakahnya Bapak Teori Kebalikan"

Sebab merampas ruang hidup dan hilangkan arti keadilan


Indeks Indonesia membangun jiwa semakin merosot

Dari anti korupsi, oligarki sampai kebebasan berpendapat

Diatas kitab suci bersumpah mengatasnamakan Tuhan

Namun itu hanyalah ucapan sampah menutupi kemaksiatan


Demokrasi tanah air ini telah rusak

Sebab Garuda yang baru, terus menunduk


#Suara Dari Timur Indonesia

Tidore, 18 Agustus 2024

Tidak ada komentar:

RAMADHAN TANPA IBU

Aku memendamnya hingga hari-hari penuh berkah datang Semesta seakan berbisik agar hati menjadi lebih lapang Mencium aroma kurma yang menggod...