Be-de-bah bangsat!
Saat jarum waktu bergerak maju
Jemari bangsatmu mengetik dengan pongah
Kalimat bodoh tanpa tanggung jawab
Saat manusia lain berjuang
Bibir bengahmu mencibir tanpa ampun
Seakan ludahmu berisi kebajikan
(haa.. haa.. haa..)
Hai kaum bedebah...
Saat roda hidup menggerus kaum literasi
Jiwa julidmu melambung setinggi awan
Sembunyi di balik tampilan rupawan
Saat temanmu merintih butuh pertolongan
Penampilan dan gengsimu semegah gunung
Lupa pada sikap sehina sampah
(haa.. haa.. haa..) haduuucchhh...huuffttt...
Saat temanmu berbuat kebaikan
Isi kepala bebalmu mengumbar aib
Pura-pura korban nyatanya sandiwara
Persetan dengan semua topeng pencitraan
Anjing!
Aku menantang mu untuk perang
Tapi...
Kau tetaplah sebagai pecundang
Kau memang otak udang
Sembarangan membanting karya temanmu sendiri
Aku...
Menantang kau untuk perang!
Kau... babi!
Kutikam kau dengan belati puisi
Biar mencurah darah pencuri
Kami damaikan negeri kami
Mengusir pecundang bermuka babi,
Inilah satire puisi belati
*SALAM LITERASI INDONESIA**SALAM SATU APLIKASI*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar