Minggu, 13 September 2020

KEMERDEKAAN SEBATAS KATA


17 Agustus 1945

Itu adalah hari kemerdekaan Indonesia

Hari bersejarah yang tercatat didunia

Hari kemenangan melawan kaum penjajah

 

Tapi, apakah kemerdekaan itu masih ada?

Senyum ibu pertiwi masihkah terlukis?

Sudah tak lagi adakah suara tangis?

Apakah kata merdeka cuma ungkapan saja?

 

Merdeka katamu

Lalu kenapa masih ada yang melarat

Kau bilang berkorban untuk rakyat

Nyatanya itu hanya akal muslihat

 

Selamat datang dinegeri yang penuh dengan komedi

Bumi yang dihuni oleh ego para petinggi

Menjejaki bumi dengan tirani

Agar hasratmu terpenuhi

 

Merdeka hanya sebatas Kata-kata semata

Tanah terlunta dan rakyat meronta-ronta

Dunia kini tak lagi waras

Masih banyak orang yang tertindas

 

Perjuangan masih belum usai

Kelaparan masih menyerang rakyat bawah

Nyanyian-nyanyian merduh masih terdengar merintih

Tertikam oleh penguasa yang akuh

Merintih pedih tangis berdarah

 

Segerombolan para bandit datang menerkam

Ditariknya, dicekik nya leher ibu pertiwi

Tubuh tak kuasa menahan

Dari terkaman manusia yang tak tahu diri

 

Daksa diinjak oleh kaki yang paling keji

Mulut dibungkam oleh penjajah dalam negeri

Manusia menderita akibat virus Keserakahan

Kemerdekaan hanya jadi dongeng yang elegi

 

Wahai tuan jalang

Sampai kapan mulut negeri ini dibungkam

Tak bosankah Hari-hari dipenuhi jeritan perih

Batu dikepala selalu membuat rusuh

 

Ir. Soekarno pernah berkata

"PERJUANGANKU AKAN LEBIH MUDAH MELAWAN PENJAJAH, PERJUANGANMU AKAN LEBIH SULIT MELAWAN BANGSAMU SENDIRI"

 

#kataPena

Bima, 16 Agustus 2020

RAF'AH

Tidak ada komentar:

RAMADHAN TANPA IBU

Aku memendamnya hingga hari-hari penuh berkah datang Semesta seakan berbisik agar hati menjadi lebih lapang Mencium aroma kurma yang menggod...