Lihat lah, aku yang di sini masih belom menghapus jejak-jejak yang pernah kamu tinggalkan
Semuanya masih seperti terasa akan adanya dirimu
Di saat pertama kali dirimu pijakkan kakimu di halaman rumah ini dan semua bayangan-bayanganmu yang selalu menghantuiku
Yang selalu ingin membawaku terjebak dalam dimensi masalalu, yang tak pernah ingin aku mengingatnya lagi
Dan kehadirranmu dalam hidupku
Bukan membuat diriku menjadi lebih baik, tetapi kehadiranmu hanya membuat diriku lupa akan jati diriku sebenernya
Ya tuhan...!
Apa yang harus aku lakukan saat ini, apakah diriku harus diam dan menikmati kebohongan-kebohongan yang sedang ia mainkan,
O ... Tuhan
Di sini diriku terpuruk dalam lautan cinta, terjerat dalam rantai asmara, terbelenggu dalam rasa bersalah
Tetapi melihat kebohongan-kebohongan yang selalu ia mainkan kepada diriku dan sampai kapan diriku bisa bebas mengekspresikan jiwa yang masih menjadi misteri kepalsuan
Dan akankah mungkin semua yang kita bayangkan dan kita harapkan selama ini hanyalah menjadi sebuah ilusi yang hanya menjadi sebuah kenangan, jika benar ini adalah sebuah ilusi, maka diriku akan pergi dan akan kembali lagi dan mengenalkan seorang kekasih yang menjadi teman hidupku nanti
Banyuwangi 25-03-2022
Karya :PUBLIK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar