"Valentine", lirih kau berbisik
Akal sehatku terusik
"Aku mencintaimu", ucapmu
Kalimat yang klasik
Tapi memporak-porandakan hatiku dengan apik
Bagaimana tidak
Hasratku pun bergejolak
Sedang kau ada yang memiliki
Kau, lelaki beristri ...
(Kau, wanita bersuami~POV lelaki)
Jangan jadikan aku rumah singgah
Aku tak mau jadi yang kedua
Tirani cinta menggelapkan mata
Ambisi memilikimu menggelora
Lelah aku berperang dengan perasaan
Dan kini, tepat pukul 12 malam
Aku mandi kembang
Puasa mutih aku jadikan gerbang
Tirakat "ngebleng Pati Geni" aku jalankan
"Niat ingsun patigeni
Anyirep rapet maring geni lan cahya
Aku bali maring pepeteng
Kadyo purwaning dumadi mring alam luwung
Sajroning guwo garbaning sang ibu
Sedulur papat limo pancer
Tumekaning sang jabang bayine kakang kawah adi ari-ari
Kiblat papat limo pancer
Nyawiji mring ngarsane Gusti
Niatku patigeni"
Pejam mata aku buka
Masih di pelataran dengan meja penuh bunga
Aku bertekad kuat menjalaninya
kau harus aku dapatkan
Walau jiwaku imbalannya
By Vindy
Marina, Singapore
18 Februari 2024
Referensi niat Pati Geni dicopas dari IDNTimes
Tidak ada komentar:
Posting Komentar