Rabu, 05 Mei 2021

Munafiknya



Banyak bicara tentang agama
Sedangkan lupa kau siapa
Banyak bicara soal sholat
Sedangkan kau tak taat
Banyak bicara soal mengaji
Sedangkan Qur'an pun tak pernah kau bacai

Berkali kali kau ingatkan orang
Tapi kau tak pernah mengingatkan diri sendiri
Berkali kali kau berdakwah
Tapi kau tak pernah mendakwahkan diri sendiri

Kau pintar soal hadist
Tapi kelakuanmu bengis
Kau pintar soal tajwid
Tapi kau tak sanggup berwirid

Halah...
Munafik!
Picik!
Banyak pria berkata kata soal agama
Hanya untuk memikat wanita
Sedang dia pun tak bisa menahan nafsunya
Banyak wanita yang berhijab 
Hanya untuk ketenaran semata
Sedangkan dia tak sanggup menjaga kewanitaannya
Ish... Jijik!

Jelas jelas kemunafikan telah merajai dunia ini
Mataku terkotori oleh jiwa jiwa kekufuran
Logikaku terbelenggu
Faktanya benar benar membuat agamaku malu

Oh... Tuhan
Mengapa umatmu penuh dengan kemunafikan,
Oh... Tuhan
Mengapa agamamu di anggap menjadi topeng  yang mengadu domba
Oh... Tuhan
Kami terancam wabah kebodohan
Yang saling menciptakan luka nan perih disetiap hati

Maaf jika sajak ku sangatlah frontal
Karena sajak ini ku buat
Untuk mereka yang kulihat tepat di depan kelopak mataku



Yansbas
Jakarta, kamis 11 Juni 2020

Tidak ada komentar:

RAMADHAN TANPA IBU

Aku memendamnya hingga hari-hari penuh berkah datang Semesta seakan berbisik agar hati menjadi lebih lapang Mencium aroma kurma yang menggod...