Hei kau makhluk jahanam !
Aksaramu manis tapi menyakitkan
Kau luluhkanku dengan rayuan
Tapi kau tikam aku dengan belati yang tajam
Memang manusia durjana
Dulu kau suguhkan madu, kemudian kau racuni aku dengan parasmu penuh wibawa
Hei kau berselimut domba !
Aku dibesarkan dengan kasih sayang dan cinta
Tapi kau menikamku dengan racun yang mematikan
Hingga tak ada obat yang mampu menyembuhkan
Beginikah balasanmu terhadapku,
dari apa yang pernah ku perbuat untukmu ?
Beginikah caramu mempermainkanku ?
Susah payah ku bangun pondasi bersamamu
Tapi dengan mudahnya kau robohkan susunan itu
Kau hancurkan sampai tak tersisa
Kau mahluk tak berhati yang tak punya malu
Kau mahluk tak berperasaan yang tak beradab yang tak tau bagaimana memperlakukan wanita dengan bijak !
Hei bedebah !!
Apakah kau tak memiliki hati ?
Apakah kau tak memiliki perasaan ?
Bagaimana jika hal yang serupa terjadi padamu ?
Masih bisakah kau bersikap seperti itu ?
Hidup ini bak sketsa
banyak lika-liku hidup yang menantimu
karma akan setia menghantuimu
Semua yang kau lakukan pasti akan ada balasannya
Hahahaha....
Ku tunggu kabar datang darimu
Mungkin aku akan bahagia jika mendengar berita kehancuranmu
Atau mungkin menanti kabar kematianmu
Dasar kau durjana !!
Sungguh kau Wanara berwujud manusia
Berjibaku dalam arogansi
Tenggelamkan jiwa dalam jurang nista
Meraung bak serigala pemburu
Sungguh kau manusia durjana yang nyata
Siapkan dirimu untuk kehancuran
Yang akan menjadi sebuah pertunjukan
Parasmu indah sedap dipandang mata
Wajahmu yang menawan tapi hatimu busuk seperti sampah
Topeng yang kau gunakan mencuri perhatian
Sehingga banyak kaum hawa yang terkesan
Tapi ingat !!
Karma menantimu
Sumpah serapah padamu.
____________________________
_hongkong_
_jum'at 24 september 2021_
_Coretan chia_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar