1 dari 365 hari yang baru
Aku kembali ke kotaku
Menepati janjiku walau dengan rasa kehilangan yang bahkan aku sendiri tak bisa mengungkapkan.
Kira-kira kau jenuh tidak?
Saat aku pulang mengunjungimu hanya untuk menenangkanku dari rumitnya sebuah kehilangan.
Ku harap tidak,
Sebab Tulungagung adalah bagian terbaik bagiku untuk merelakan
Merelakan sesuatu yang tak semestinya ku pertahakankan.
Merelakan,
Saat mereka salahkanku
Saat mereka malayangkan tuduhku
Saat mereka hanya melihat alpaku.
Merelakan,
Saat prahara buatku bersimbah
Saat seteru berserak mengajak meradang
Saat naas sebabkan hati meluka dari sedu sedan.
Tulungagung,
Entah kali keberapa kita berpapasan
Aku selalu suka caramu menyapa lembut bersama angin
Aku suka caramu membawa kesunyian
Aku suka caramu membawaku pada sebuah kenangan
Tulungagung dengan segala romantismenya.
Bagaimana kalau kita bertemu disini?
Dimana jatuh hati disini akan jatuh sejatuh-jatuhnya
Jika patah hati,
Akan patah sepatah-patahnya
Lantas kita bersua dan membangun cinta setinggi-tingginya.
Waksudha paramita; Tulungagungku tercinta.
Topan Arf
Tulungagung, 21-2-2024
Tidak ada komentar:
Posting Komentar