Rabu, 13 Agustus 2025

AKU MENUNGGU DI ANTARA HARI YANG TIDAK KAU KETAHUI


OLEH : ZRGEMA


Aku menghitung hari

bukan dengan kalender—

melainkan dengan detak yang menganga,

dan senyap yang terasa semakin tua.


Setiap pagi,

kutemukan namamu mengendap

di dasar cangkir kopi yang tak pernah habis.

Dan di malam-malam panjang,

kau datang dalam bentuk angin

yang membuka jendela kenang

dengan gemetar yang samar tapi setia.


Aku menunggu.

Seperti hujan menunggu langit basah,

seperti pelabuhan

yang tak pernah lelah memandang laut

yang mungkin tak membawa kapal pulang.


Ada luka yang kupeluk diam-diam,

sebab berharapmu

adalah cara paling pelan

untuk membiarkan diri terluka—

namun juga satu-satunya alasan

aku masih bisa menyambut pagi

tanpa kehilangan nyala dalam dada.


Kau adalah jarak

yang kuucap dalam doa.

Bukan agar kau sirna,

melainkan agar aku diberi sabar

untuk tetap mencintaimu

tanpa harus selalu menggenggammu.


Dan bila nanti kau datang,

meski langkahmu terlambat dari segala janji,

aku akan tetap di sini,

masih dengan mata yang mencari siluetmu

di balik ribuan bayang yang pernah pergi.


1 Agustus 2025

2 komentar:

ZRGEMA mengatakan...

Kalau Kubaca Lagi Ternyata Sakit ya😅

Yb mengatakan...

🥰🥰 keren kok

RAMADHAN TANPA IBU

Aku memendamnya hingga hari-hari penuh berkah datang Semesta seakan berbisik agar hati menjadi lebih lapang Mencium aroma kurma yang menggod...